Cara Detox Seluruh Tubuh Secara Alami

Detox adalah proses pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
Cara Detox Seluruh Tubuh Secara Alami. Tubuh kita bukanlah mesin, maka perlakukanlah tubuh Anda sebaik mungkin supaya terhindar dari berbagai masalah di kemudian hari. Termasuk pola makan yang tidak sehat dan aktivitas yang berlebihan seiring waktu akan menciptakan efek lanjutan.

Bimbingan Detox
Bimbingan Detox

Efek ini akan menumpuk dan muncul dalam berbagai bentuk mulai dari infeksi, gangguan kulit, sakit kepala, gangguan pencernaan hingga kondisi serius seperti gangguan lambung, kanker dan penyakit jantung. Bagaimana cara mengatasinya? Anda bisa mencoba  detoksifikasi. Detoksifikasi memberikan kesempatan pada tubuh untuk memperbaiki, membersihkan dan mengembalikan keseimbangan seluruh sistem. 

Detoksifikasi (detoks) adalah proses pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Puasa merupakan salah satu metode efektif detoksifikasi. Pembersihan dan detoks meningkatkan proses alamiah pengeluaran toksin dari dalam tubuh kita. Organ vital yang menjadi target dalam program pembersihan racun yang efektif adalah usus besar (pengeluaran) dan liver (detoksifikasi).


Hampir semua penyakit degeneratif dapat dihubungkan dengan kondisi keracunan dalam saluran usus (intestinal toxemia). Mengapa? Karena setiap jaringan dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, dan darah mendapatkannya dari usus. Setiap zat yang masuk ke dalam tubuh kita akan terserap ke dalam darah melalui dinding-dinding usus. Artinya, toksin yang berada usus juga akan ikut beredar bersama aliran darah sampai ke sel-sel di seluruh penjuru tubuh kita. Toksin-toksin inilah yang menyumbangkan terjadinya berbagai kondisi penyakit kronis, akut, dan degeneratif. Begitu juga menurunnya tingkat energi dan penuaan dini.

detox tubuh secara alami
Detox

Mengapa perlu Detoks?

Salah satu penyebab terbesar terjadinya tokxemia pada usus adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang dimasak secara berlebihan atau diproses, yaitu makanan-makanan yang tidak memiliki enzim lagi. Juga kebiasaan lebih banyak makan makanan pembentuk asam, yaitu protein (hewani), pati, lemak. Terlalu banyak menyantap makanan sumber protein (hewani), pati, dan lemak mengakibatkan tubuh mengalami asidosis, yakni kondisi keasaman darah dan jaringan tubuh berlebihan.

Asidosis dapat menimbulkan peradangan pada berbagai jaringan dalam tubuh, menyebabkan butir-butir darah melekat satu sama lain, atau terbentuknya jejaring serabut-serabut halus (fibrin) dalam darah. Jejaring serabut-serabut ini yang memberi kesan seolah-olah darah menjadi pekat. Serabut-serabut ini mengakibatkan peredaran sel-sel darah terganggu, sehingga pasokan zat makan dan oksigen ke sel-sel jaringan tubuh lainnya terhambat.

Tubuh kita dikaruniai enzim-enzim yang diperlukan oleh berbagai fungsi metabolisme dalam tubuh dalam jumlah terbatas, termasuk proses pencernaan. Tubuh tidak akan menggunakan enzim-enzim ini apabila makanan yang kita makan masih memiliki enzim. Terus-menerus menggunakan enzim tubuh akan menghabiskan energi dan menyebabkan peradangan pada pankreas. Pankreas adalah organ vital yang memproduksi enzim-enzim pencernaan pada usus kecil. Gangguan pada pankreas menyebabkan pencernaan tidak lancar dan tubuh semakin banyak memproduksi ampas.

Usus besar tidak memiliki kemampuan untuk mencerna makanan. Tubuh akan memadatkan makanan yang tidak tercerna ke sepanjang dinding usus halus. Secara alami proses ini akan mengundang pengeluaran lendir dari sistem kekebalan tubuh yang ada pada dinding-dinding usus. Kondisi ini akan mengakibatkan sembelit (sulit buang air besar) dan penyumbatan pada saluran usus besar. Setelah beberapa waktu, kotoran ini akan membusuk dan menghasilkan gas beracun. Gas lebih mudah terserap melalui pori-pori halus pada dinding usus, mengalir dalam darah dan masuk ke sel-sel tubuh dan sewaktu-waktu siap menimbulkan penyakit.

Pembersihan besar-besaran alias detoksifikasi yang dilakukan secara berkala, perlu bagi tubuh kita. Selain untuk mengurangi ampas-ampas beracun dari dalam tubuh, tidak ada organisme pembawa penyakit atau virus yang tahan dalam tubuh yang bersih. Terapi detoks paling tuadan sudah ratusan tahun dilakukan oleh manusia adalah puasa. Dengan pola makan yang lebih sederhana dan alami saja, manusia dahulu sudah mengerti bahwa sekali waktu tubuh perlu detoks. Detoks seharusnya menjadi lebih penting bagi manusia modern dengan pola makan yang cenderung menimbulkan ampas lebih banyak dan penyumbatan-penyumbatan pada sistem tubuh.

Toksin mengakibatkan proses penuaan dan kerusakan lebih cepat pada seluruh sel tubuh. Waktu tidak ada hubungannya dengan penuaan. Penuaan atau proses degenerasi semata-mata adalah karena toksin dan dehidrasi yang kita tabung selama bertahun-tahun.

21 hari detox tubuh secara alami


Manfaat Detoks

Detoksifikasi sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain membantu menurunkan berat badan, Anda juga akan mendapatkan kulit yang lebih bersih, rambut yang lebih sehat, kuku yang kuat dan tentunya berenergi. Selain itu, detoksifikasi juga bisa menenangkan pikiran, khususnya jika dipadukan dengan meditasi. 

Secara umum, detoks sangat bermanfaat untuk :
  • Meremajakan sel-sel sehingga kulit pun menjadi bersih, sehat, kencang, dan lembut.
  • Menurunkan kelebihan berat badan.
  • Meningkatkan energi.
  • Peningkatan indera penciuman, perasa, dan pendengaran.
  • Pengerutan tumor (jika ada).
  • Peradangan pada kelenjar getah bening hilang.
  • Melancarkan peredaran darah dan getah bening.
  • Memperbaiki daya ingat.
  • Menghilangkan gejala-gejala penyakit seperti alergi, sakit kepala,     kembung, dsb.
  • Memperbaiki kadar gula darah dan tekanan darah.
  • Memperbaiki fungsi liver dan ginjal.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh. 

detox tubuh


Cara kerja Detoks

Tubuh merupakan organisme yang sangat kompleks tempat berlangsungnya proses pertumbuhan dan pembaharuan sel yang berlangsung terus-menerus. Jika Anda memasukkan racun ke dalam tubuh, maka tubuh akan segera memprosesnya untuk mengurangi bahaya. Hal ini akan membuat tubuh kekurangan energi untuk membersihkan, menyembuhkan, dan memperbaiki diri. Jika proses ini terus berlangsung terus menerus, maka tubuh tidak bisa terus bertahan dan memaksa hati dan ginjal untuk bekerja lebih keras. Hal ini akan mengurangi performa tubuh. 

Saat Anda melakukan detoksifikasi, berarti Anda berhenti memenuhi tubuh dengan berbagai komponen berbahaya. Selain itu, detoksifikasi juga menyediakan nutrisi tepat yang berfungsi mempercepat pengeluaran racun dan memicu pertumbuhan sel baru. Begitu Anda meremakajan sel-sel, Anda akan terlihat dan merasa lebih muda. 


Makanan yang tepat untuk Detoks


Teh Hijau Untuk Detox
Teh Hijau Untuk Detox
Menurut badan kesehatan dunia (WHO), vitamin A, C, dan E sangat penting bagi kesehatan. Vitamin ini bersama dengan l selenium dikenal sebagai antioksidan. Antioksidan ini tidak hanya berperan melawan infeksi minor tetapi juga penyakit degeneratif seperti kanker dan penyakit jantung, serta mencegah penuaan dini. Bahan super ini bekerja dengan cara mengeluarkan dan melawan radikal bebas. 

Karena itu, Anda perlu mengonsumsi antioksidan sebanyak mungkin untuk membersihkan tubuh. Bagaimana cara mendapatkannya? Salah satu cara terbaik adalah dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Tetapi ada baiknya dikonsumsi dalam keadaan mentah mengingat banyak nutrisi yang akan rusak selama proses memasak. 

Untuk mendapatkan hasil detoksifikasi yang maksimal, ada baiknya konsumsi makanan mentah dan jus segar. Jus buah dan sayur merupakan makanan yang sangat penting dalam keseluruhan proses. Jus ini tetap mengandung nutrisi yang terdapat pada sayur dan buah utuh serta mudah diserap oleh tubuh.
Program detoks ini hanya memperkenalkan 5 jenis buah-buahan yang harus dikonsumsi dalam bentuk jus. Mengapa harus jus? Karena dalam bentuk jus, kandungan zat-zat gizi pada buah lebih mudah dicerna dan diserap tubuh. Karena tidak banyak serat yang masuk, pada beberapa orang cara detoks seperti ini juga dapat menimbulkan sembelit (sulit buang air besar/BAB). Untuk mengatasinya, dapat dilakukan enema (merangsang gerakan peristaltis usus dengan memasukkan cairan melalui anus) atau kolon hidroterapi di klinik khusus. Tetatpi jika Anda banyak minum air putih di antara waktu minum jus buah, risiko sembelit sangat kecil.

Jenis buah yang dibolehkan dalam program detoks ini hanya pepaya, apel, mangga, semangka, nanas, dan jeruk nipis/lemon. Pilih buah yang segar dan sudah matang. Tidak perlu buah impor, karena semakin dekat tempat tumbuh buah dengan tempat kita, kualitas gizinya semakin baik untuk tubuh kita. Sedapat mungkin pilih buah-buahan organik (tidak tercemar pestisida dan zat-zat kimia lainnya).

Jika Anda ingin memberi awal yang menyegarkan selama lima sampai tujuh hari pada tubuh, "konsumsi makanan bersih" adalah cara yang paling efektif untuk mendetoksifikasi tubuh Anda. Dengan mengonsumsi lebih banyak makanan murni dan sedikit racun, Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa.

Tips 1 : Mulai hari Anda dengan segelas besar air jeruk lemon yang hangat. Penuhi energi Anda di pagi hari dengan meminum segelas air putih hangat ditambah seiris lemon segar sebelum menggosok gigi dan sarapan (jika lemon segar tidak tersedia, cobalah irisan lemon yang telah dikeringkan).

Air jeruk lemon adalah simultan yang luar biasa untuk hati, memudahkan eliminasi produk-produk sisa melalui ginjal dan memperbaiki sistem pencernaan dan sirkulasi darah. Jika mengonsumsi vitamin merupakan bagian rutinitas Anda, minumlah bersamaan dengan air lemon. Dengan melakukan hal tersebut, akan meningkatkan penyerapan suplemen dan menjalankan fungsi tubuh Anda dengan lebih lembut.

Tips 2 : Hindari makanan yang memproduksi racun. Hati adalah pusat detoksifikasi dalam tubuh Anda. Oleh karena itu mengurangi muatan racun yang dimasukkan ke dalam hati sangat vital untuk detoksifikasi yang efektif. Agar mencapai tujuan tersebut :
  1. Kendalikan konsumsi daging, garam, dan gula seperti sirup jagung tinggi sukrosa, zat aditif, bahan pengawet, lemak jenuh, alkohol, dan gorengan. 
  2. Hindari pemakaian minyak yang dihidrogenasi secara penuh maupun sebagian karena berbahaya bagi kesehatan.


Tips 3 : Konsumsi makanan yang menambah energi enzim pembersih. Sungguh bermanfaat membiasakan beras sebagai makanan pokok Anda. Beras mengandung protein, sangat mudah dicerna, tinggi kandungan tepungnya, dan memiliki kemampuan untuk memurnikan sistem pencernaan, dan membersihkan hati. Anda bebas menikmati sayur-sayuran dan buah-buhan karena semuanya dapat membersihkan racun dalam tubuh. Buah kiwi, jeruk, anggur, nanas, timun, bayam, kubis, dan seledri sangat direkomendasikan.

Namun demikian, waspadalah dengan beragam pestisida dan pupuk yang mungkin digunakan untuk memproduksi hasil produk yang Anda beli. Beberapa negara mengizinkan petani untuk menggunakan bahan kimiawi yang diketahui dapat menyebabkan masalah kesehatan. Dalam dua hari pertama melakukan program detoks makanan, Anda mungkin merasa menderita sakit kepala atau kelelahan, namun hal tersebut bukanlah hal buruk. Ini mengindikasikan bahwa hati sedang bekerja keras untuk menyingkirkan racun dari dalam tubuh.

Metode Detoks

Ada beberapa metode detoks yang sering dilakukan saat ini. Mulai dari yang alami seperti puasa hingga yang menggunakan suplemen herbal atau obat-obatan tertentu. Program detoks yang baik harus dapat : 

  1. Menormalkan pH (kadar keasaman) pencernaan.
  2. Meringankan beban fungsi enzim di pankreas.
  3. Melancarkan kerja empedu dan mencairkan cairan empedu.
  4. Mengurangi lemak dan penyumbatan pada liver.
  5. Membangun flora usus.
  6. Melancarkan pembuangan lendir dan ampas dari dinding usus agar penyerapan zat makanan menjadi lebih baik.
  7. Membuang kotoran yang menyumbat saluran usus (catatan: penyumbatan pada usus dapat mengakibatkan kanker usus).
  8. Merangsang peristaltik usus agar pembuangan lebih lancar.
  9. Membersihkan darah.
  10. Membersihkan saluran kencing dan memperbaiki keseimbangan cairan tubuh.
  11. Melancarkan peredaran getah bening.
  12. Membuka pori-pori kulit.
  13. Mengeluarkan lendir dari paru-paru serta melancarkan pernapasan.


Cara Detoksifikasi Seluruh Tubuh Secara Alami


Metode detoks yang paling mudah dan aman adalah juice fasting, yaitu puasa menghindari makanan padat dan pembentuk asam, dan hanya mengkonsumsi jus buah segar sepanjang hari dalam porsi tertentu. Puasa ini aman bagi semua orang. Mereka yang menderita kanker stadium lanjut,diabetes, atau gagal ginjal harus di bawah pengawasan ahli. Istirahat dan relaksasi sangat penting dalam program detoks. Jika masih sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas lainnya, sebaiknya tidak melakukan detoks. Laju metabolisme tubuh selama detoks akan menurun, begitu pula suhu tubuh, tekanan darah, nadi, dan saluran pernapasan. Ini merupakan proses alamiah karena tubuh akan melakukan penghematan energi dan sebagian besar energi akan lebih dikonsentrasikan untuk proses pembuangan racun. 

Proses keluarnya racun juga menimbulkan reaksi tidak nyaman pada tubuh, yang secara medis dikenal sebagai gejala kemunduran (withdrawal symptoms). Beberapa gejala mirip dengan gejala sakit atau sakaw pada pemakai narkoba yang sedang menjalani program pembersihan. Sebaliknya, dalam paham pengobatan alami, gejala ini disebut krisis penyembuhan (healing crisis). Gejala ini biasanya muncul pada hari ke-3 sejak dimulainya program detoks. Gejala yang terasa biasanya hanya muncul satu hari saja. Kecuali gejala seperti flu (pengeluaran lendir melalui saluran pernapasan) biasanya berlangsung lebih lama.

Beberapa hari setelah itu kita mulai merasa tidak kelaparan lagi, walaupun ada kalanya muncul gangguan seperti memikirkan makanan-makanan tertentu padahal perut sedang tidak lapar.

Efek Saat Tubuh Sedang Detox

Efek Saat Tubuh Sedang Detox

  1. Gejala demam, menggigil atau flu (biasa terjadi pada penderita infeksi baik virus dan bakteri).
  2. Diare atau sebaliknya, malah mengalami sembelit (sulit buang air besar). Jika terjadi sembelit, bisa dibantu dengan enema atau kolonhidroterapi/”cuci usus”.
  3. Nyeri otot atau sendi.
  4. Sakit kepala atau migrain (umumnya pada perokok dan peminum alkohol atau banyak toksik di pembuluh darah).
  5. Mual-mual atau kembung (terlalu banyak toksis di sistem pencernaan).
  6. Lesu (toksik berat pada liver dan pancreas).
  7. Banyak mengeluarkan riak atau lendir (toksik berat pada paru paru dan sistem ginjal).
  8. Gatal-gatal atau berjerawat (jika sebelumnya mempunyai masalah dengan kulit atau terlalu banyak toksik di kulit).
  9. Napas bau dan muncul lapisan tebal pada permukaan lidah (dapat dikerok dan dibersihkan dengan sendok atau alat khusus pengerok lidah, biasanya toksik berat di usus besar sehingga hawa usus naik ke atas).
  10. Mudah merasa kedinginan (karena suhu tubuh menurun, terjadi pada orang dengan daya tahan imun lemah. mesti ditambah suplemen imunitas).
  11. Gangguan emosional (emosi tidak stabil, toksik di liver dan peningkatan pengenceran darah sehingga detak jantung meningkat).


Mekanisme Detoks

Ada 2 mekanisme yang digunakan liver untuk mengeluarkan racun. 
Bagian pertama pada detoks, disebut fase 1, adalah mengubah toksin menjadi bentuk toksin yang larut lemak. Secara alamiah lemak akan segera mengikat toksin yang masuk ke dalam tubuh. Karena itu, toksin harus dilepaskan dulu dari jaringan lemak.

Bagian kedua, disebut fase 2, mengubah toksin menjadi bentuk yang larut air agar toksin dapat dikeluarkan melalui saluran usus dan urine. Dengan mekanisme ini, tidak akan ada racun yang tersangkut atau tertinggal pada jaringan, termasuk jaringan otak dan saraf pusat. Toksin akan keluar perlahan melalui aliran darah. Pada saat inilah biasanya gejala-gejala yang terasa seperti penyakit, yakni gejala krisis penyembuhan (healing crises) itu muncul.

Pada setiap fase yang harus dilalui, pelaksanaan detoks ini sebaiknya dibantu dengan makanan dan herbal tertentu untuk menguatkan sel-sel organ vital dan kelenjar yang berperan pada proses detoks. Usus besar yang tidak sehat dan tidak lancar adalah sumber datangnya berbagai penyakit. Sebagai saluran pembuangan yang menjadi tempat bertumpuknya ampas-ampas, usus besar adalah organ pertama yang harus dibersihkan, sebelum tubuh melakukan proses detoks yang akan dilakukan oleh hati/liver.

Usus besar memang tempat lewatnya ampas dan kotoran, sehingga memang tidak dapat dikatakan sebagai tempat yang bersih. Yang dimaksudkan harus bersih dalam hal ini adalah lancar. Aliran dalam saluran pembuangan harus lancar agar tidak terjadi penyumbatan, yang di kemudian hari dapat menyebabkan kondisi keracunan dari dalam tubuh (otointoksikasi) dan gangguan metabolisme.


Puasa detoks yang efektif

Puasa detoks yang efektif
Ada banyak cara detoks. Sarapan buah di pagi hari, seperti metode Food Combining saja sudah dapat menimbulkan efek detoks. Tetapi di antara semua alternatif detoks yang ada, puasa merupakan metode yang paling tua dalam sejarah, paling aman, dan paling efektif.

Metode yang paling direkomendasikan para ahli kesehatan alami maupun klinik-klinik puasa di negara-negara Barat adalah puasa hanya minum air suling (water fasting) atau puasa hanya dengan minum jus buah atau jus sayuran saja (juice fasting).

Juice fasting dengan buah-buahan adalah pilihan detoks yang paling aman dan nyaman. Kandungan gizi yang berlimpah dalam buah segar, termasuk enzim-enzim dan energinya, dapat menurunkan intensitas pembersihan pada tingkat yang lebih nyaman.

Puasa dengan hanya minum air prosesnya lebih intensif karena akan membakar lebih banyak kalori. Bagi pemula, water fasting hanya boleh dilakukan di klinik khusus yang mempraktekkan terapi puasa dan di bawah pengawasan spesialis detoks.

Prinsip-Prinsip Saat Detoks

1. Tinggalkan alat penimbang berat badan.

Detoks bukan program penurunan berat badan. Penurunan berat badan hanyalah efek sampingan detoks. Fokus detoks adalah kesehatan Anda. Artinya, metabolisme harus baik atau lancar. Detoks memperbaiki metabolisme tubuh. Jika tubuh sehat tidak akan ada kelebihan berat badan. Ingat, kelebihan berat badan bukan semata-mata karena lemak, tetapi toksin! Berhasil tidaknya detoks mudah terlihat dari penampilan dan tekstur kulit yang menjadi tampak muda dan segar, juga ukuran lingkar tubuh yang mengecil tanpa kesan kurus kering.

2. Tinggalkan hitungan kalori.

Program detoks ini tidak perlu membuang Anda pusing dengan urusan hitunga-hitungan kalori, karena Anda hanya akan mengkonsumsi jus buah. Buah adalah makanan rendah kalori tetapi kaya energi. Dalam ilmu kesehatan modern, kalori juga dipahami sebagai energi. Tetapi dari paham kesehatan alami, energi adalah tenaga atau power atau aura yang terdapat pada makanan. Seperti aura pada manusia, aura pada tumbuh-tumbuhan juga dapat dilihat dari kamera khusus. Sebaliknya, kalori lebih tepat didefinisikan sebagai panas atau energi yang dibutuhkan untuk pembakaran. Buah disebut makanan rendah kalori karena hampir tidak memerlukan energi tubuh untuk pembakarannya, sehingga tubuh bisa lebih banyak menghemat energi. Energi ini yang sebenarnya berperan dalam proses penyembuhan dan peremajaan pada sel-sel tubuh.

Latihan pintar :  lakukan gerakan Detoksikasi

Melakukan latihan adalah salah satu cara untuk membersihkan tubuh.

Tips 1 : Berjalan paling tidak 30 menit setiap hari. Juga cobalah melakukan senam yang lembut seperti peregangan atau tai chi.
Tips 2 : Bernafas dalam-dalam untuk memastikan oksigen bersirkulasi lebih komplet ke seluruh sistem tubuh. Satu metode adalah berbaring, tarik nafas dari hidung Anda, tahan nafas, yang akan memasukkan oksigen ke dalam perut, dan perlahan-lahan keluarkan nafas melalui hidung.
Tips 3 : Carilah keringat di sauna dan sesudahnya, mandi dengan air dingin kira-kira 10 sampai 15 menit. Ini akan membantu membersihkan sisa-sisa melalui pernafasan dan juga meningkatkan sirkulasi darah.
Tips 4 : Minumlah banyak cairan setelah latihan. Teh hijau dapat diterima, namun minuman berkarbonasi dilarang. Minuman sport dan minuman berenergi sangat tidak direkomendasikan mengingat mereka memiliki kandungan gula tinggi dan bukan merupakan minuman alami. 

Persiapan Sebelum  Detoks

1. Selama proses detoks berlangsung, sebagian besar energi akan difokuskan tubuh ke proses pembuangan. Karena itu, tidak ada gunanya melakukan detoks jika masih disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang menyita tenaga dan pikiran. Melakukan detoks dalam kondisi demikian tidak akan membuat tubuh jadi sehat, tetapi justru sebaliknya. Cari waktu yang baik untuk menjalankan detoks.
2. Waktu menjalani detoks adalah 7-40 hari berturut-turut, bergantung pada kondisi setiap orang. Bagi yang tidak biasa berpuasa, sebaiknya latihan dulu melakukan detoks beberapa kali selama 3 hari berturut-turut. Harap diingat bahwa detoks 3 hari itu hanya latihan. Karena proses pengeluaran toksin sendiri baru mulai pada hari ke-3. Dan bagi yang berminat menjalankan detoks lebih dari 7 hari sebaiknya melakukan konsultasi kesehatan lebih dulu dengan dokter atau ahli gizi yang menguasai terapi detoks.
3. Agar tubuh lebih mudah beradaptasi dengan terapi detoks, 1-2 minggu sebelum melakukan program detoks sebaiknya Anda mulai :

  • Mengurangi makanan berlemak tinggi, seperti makanan gorengan, makanan bersantan, protein hewani (termasuk susu ternak), dan karbohidrat olahan terutama yang mengandung terigu dan gula pasir (termasuk minuman soda).
  • Membatasi garam.
  • Menghindari alkohol, kafein, dan obat-obatan yang tak perlu.
  • Menghindari semua jenis makanan olahan industri (kalengan, instan, dll)


Pola makan pra-detoks ini juga bermanfaat menurunkan reaksi detoks yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Mencoba ‘mencuri’ kesempatan mengkonsumsi makanan/minuman yang harus dihindari, dapat menghambat proses detoks yang sedang berjalan selama beberapa jam.



Reaksi tubuh selama detoks

Selain reaksi-reaksi seperti penyakit, selama detoks tubuh akan memberikan reaksi-reaksi lain yang sering mengejutkan bagi pemula. Bentuk reaksi dan kapan munculnya reaksi-reaksi tersebut tidak sama pada setiap orang.

Reaksi tubuh selama detoks


Reaksi-reaksi tersebut antara lain:
  1. Warna urine lebih keruh dan berbau tajam. Bagi mereka yang sepanjang hidupnya banyak mengkonsumsi obat-obatan farmasi, bau obat akan ikut keluar bersama urine dan kotoran (feses).
  2. Sering buang angin dengan bau sangat menusuk.
  3. Muncul keinginan kuat pada makanan, padahal setelah hari ke-3 sebenarnya tubuh sudah tidak merasakan lapar lagi.
  4. Keluar banyak kotoran disertai lendir (mukus) yang cukup pekat.
  5. Pada program detoks yang lebih panjang, tubuh akan mengeluarkan kotoran dari lapisan sel yang paling dalam. Bentuk kotoran yang keluar biasanya lebih pekat dan berwarna mulai dari kehijauan hingga kehitaman seperti ter/aspal cair. Program detoks baru dapat dikatakan sempurna jika bentuk kotoran yang keluar sudah normal dan tidak ada lagi kotoran yang bentuknya seperti ter tersebut.
Reaksi tubuh selama detoks
Klinik Holistik Elif Medika - Cirebon
Kata Kunci : Suplemen Detox, Herbal Detox, Detox Wajah, Detox Penyumbatan Darah, Detox Usus, Detox Pencernaan, Detox Kista, Detox Miom, Detox Tumor, Detox Kanker, Detox Kelenjar, Detox Pelangsingan, Diet Detox, Detox Racun, Detox Juice, Detox Buah, Detox Alami, Detox Empedu, Detox Ginjal, Detox Herbal, Terapi Detox, Detox Kaki, Detox Jus, Detok lemak, Detox Liver, Detox Nikotin, Detox Kecanduan Obat-obatan, Detox Perut, Detox Paru, Detox Untuk Menghiangkan Jerawat dan Fek Hitam


Pemesanan Porduk Detox Seluruh Tubuh, Detox Pembuluh Darah & Detox Pencuci Usus
Info Haga Obat Herbal Elif Medika 

Popular posts from this blog

Obat Luka Diabetes Agar Cepat Kering dengan Extract Cangkang Kepiting

Obat Pengering Luka Infeksi Bernanah