Diabetes dan Komplikasi Penyakit Stroke

Diabetes dan Komplikasi Penyakit Stroke

Diabetes dan komplikasi penyakit stroke - elifmedika.biz. Diabetes meningkatkan  resiko bagi banyak masalah kesehatan yang serius. Kabar baiknya adalah dengan pengobatan yang tepat serta dibarengi dengan pola gaya hidup sehat yang direkomendasikan, banyak orang dengan diabetes dapat mencegah atau menunda timbulnya komplikasi terutama pada bahasan kali ini yaitu mengenai diabetes dan komplikasi penyakit stroke.

Tentang Stroke

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu. Kemudian jaringan otak rusak. Kebanyakan stroke terjadi karena darah beku dalam pembuluh darah di otak atau leher. Stroke dapat menyebabkan masalah gerakan, nyeri, mati rasa dan masalah dengan pemikiran, mengingat atau berbicara. Beberapa orang juga memiliki masalah emosional, seperti depresi, setelah stroke.

Jika Anda memiliki diabetes, kemungkinan Anda mengalami stroke 1,5 kali lebih tinggi dari pada orang yang tidak menderita diabetes. Tetapi kita dapat menurunkan risiko dengan menjaga kesehatan.

Memiliki penyakit diabetes meningkatkan resiko stroke, tapi resiko tersebut akan lebih besar jika:

  • Anda berusia 55 tahun ke atas
  • Memiliki latar belakang keluarga stroke
  • Sudah mengalami gejala stroke ringan
  • Memiliki penyakit jantung
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Kelebihan berat badan
  • Tingkat LDL tinggi (kolesterol jahat) dan HDL (baik) kadar kolesterol rendah
  • Tidak aktif secara fisik, dan
  • Anda merokok
Anda tidak dapat mengubah beberapa faktor risiko tersebut. Tapi bisa menurunkan kesempatan memiliki stroke dengan merawat diabetes dan mengatasi beberapa faktor risiko lain, seperti diet atau mengurangi berat badan jika tubuh gemuk.

Tips :
Menurunkan risiko dengan menjaga glukosa darah (gula darah) agar tetap normal, tekanan darah dan kolesterol pada target dengan makan sehat, aktivitas fisik, dan, jika diperlukan obat-obatan. Dan jika Anda merokok, berhenti. Setiap langkah yang Anda ambil akan membantu mengurangi resiko komplikasi stroke pada penderita diabetes.

Tanda-tanda Peringatan Stroke

Tanda-tanda peringatan yang khas dari stroke terjadi tiba-tiba dan dapat termasuk:

  • kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh
  • kebingungan mendadak atau masalah pemahaman
  • kesulitan berbicara
  • pusing, kehilangan keseimbangan, atau kesulitan berjalan
  • kesulitan untuk melihat dari satu atau kedua mata
  • penglihatan ganda
  • sakit kepala parah


Jika mengalami tanda-tanda tersebut diatas langkah awal yang harus dilakukan adalah bawa ke dokter terdkat untuk mendapatkan penanganan. Mendapatkan pengobatan sesegera mungkin setelah stroke dapat membantu mencegah kerusakan permanen pada otak Anda.

Jika aliran darah ke otak tersumbat untuk waktu yang singkat, Anda mungkin memiliki satu atau lebih dari tanda-tanda peringatan sementara, berarti Anda sudah memiliki gejala stroke ringan dan meningkatkan resiko stroke dimasa yang akan datang.

Bagaimana stroke didiagnosa?

Sejumlah tes dapat dilakukan jika diduga penyakit stroke

  • Dokter akan memeriksa perubahan dalam bagaimana tubuh Anda bekerja. Sebagai contoh, penyedia akan memeriksa kemampuan untuk memindahkan lengan dan kaki. Dokter juga dapat memeriksa fungsi otak seperti kemampuan untuk membaca atau untuk menggambar.
  • Tes CT scan dan MRI menggunakan alat khusus untuk memberikan gambar otak.
  • EKG (elektrokardiogram) memberikan informasi tentang denyut dan irama jantung.
  • Pemeriksaan USG dapat menunjukkan masalah dalam karotis arteri, yang membawa darah dari jantung ke otak.
  • Dalam otak  arteriogram, tabung kecil dimasukkan ke dalam arteri dan diposisikan di leher. Penyedia layanan kesehatan menyuntikkan pewarna ke dalam arteri. Kemudian penyedia mengambil sinar-X untuk mencari arteri menyempit atau tersumbat.

Comments

Popular posts from this blog

Obat Luka Diabetes Agar Cepat Kering dengan Extract Cangkang Kepiting

Daftar Makanan Diabetes Tipe 2 (Anjuran dan Larangan)